Kakek 65 Tahun Tewas Seusai Berkencan, Saksi: Keluar Kamar Berkeringat Kemudian Tersungkur
DENPASAR - Pria berusia 65 tahun dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (2/1/2021) sekira pukul 14.00 Wita.
Menurut laporan, pria yang dikabarkan meninggal dunia tersebut beridentitas I Made T asal Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali.
Ketika ditemukan, korban dalam posisi telungkup di atas tempat tidur, tanpa menggunakan pakaian dan kaki mengarah ke selatan.
Sementara kepala di utara, menggunakan masker dilipat ke bawah dagu tangan kanan lurus ke samping, tangan kiri di atas bokong dan mulut menganga.
Temuan jenazah laki-laki di Jalan Gatot Subroto, Kota Denpasar ini turut dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag) Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi.
"Iya benar, tadi siang informasi yang kita dapatkan. Saat ditemukan dalam kondisi telungkup di atas kasur tanpa sehelai pakaian," ujarnya, Sabtu (2/1/2021) malam.
Kepada polisi, saksi Sutiyah (41) menuturkan, sekira pukul 14.00 Wita korban datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk berkencan dengan seorang wanita.
Setelah berhubungan, tak berapa lama kemudian korban ke luar dan dalam kondisi masih berkeringat, lalu kemudian tiba-tiba korban jatuh tersungkur.
Saat didekati, saksi mendengar suara dengkuran keras, diduga korban telah menghembuskan napas terakhir karena saat dipanggil tidak ada tanda-tanda merespon.
Saksi yang ketakutan kemudian memanggil warga lainnya, bahwa ada laki-laki yang terjatuh dan tidak ada tanda-tanda respon dari si korban.
Selanjutnya saksi dan warga yang ada di TKP menghubungi petugas medis dan kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut.
Dalam keterangan tambahan, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengungkapkan bahwa Unit Inafis Polresta Denpasar sudah melakukan pemeriksaan.
Tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga korban mengalami serangan jantung.
"Saat diperiksa tidak ada bekas kekerasan, diduga korban meninggal dunia akibat terkena serangan jantung," lanjutnya.
"Selanjutnya sekitar pukul 16.30 Wita, jenazah korban dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Denpasar ke RSUP Sanglah," tambah Iptu I Ketut Sukadi, Sabtu (2/1/2020) malam.
"Menurut saksi di TKP pada saat truk hendak putar balik. Tiba-tiba ada motor melaju kencang dari arah barat."
"Karena sempat diguyur hujan dan jalan licin. Jadi pengendara motor rem mendadak. Lalu mengalami ban selip. Hingga terjatuh dan menabrak truk," ujarnya mengungkapkan keterangan saksi.
Koordinator Ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dewa Mahendra menuturkan, akibat laka lantas tersebut, korban MRH (23) tewas di lokasi kejadian.
"Korban adalah MRH usia 23 tahun. Asal Komplek Pondok Cemara, Bekasi, Jawa Barat. Kondisinya meninggal dunia. Kejadiannya sektar jam 5 pagi," ungkap Dewa kepada Tribun Bali.
Oleh petugas ambulans jenazah BPBD Denpasar, jenazah MRH dimasukkan ke dalam kantong mayat.
Kemudian dievakuasi menuju Kamar Jenazah RSUP Sanglah Kota Denpasar, Bali.
"Ambulance Pantastis BPBD Kota Denpasar dari Pos Juanda merapat ke TKP. Korban meninggal dunia. Dievakuasi ke KMJ RSUP Sanglah," bebernya.
