Nasib ABG Dipaksa Layani Pria di Mobil dan Rumah Kosong, Awalnya Diajak Jalan Ujungnya Dijual Teman

Seorang remaja perempuan di Ketapang, Kalimantan Barat menjadi korban kasus prostitusi.Remaja 16 tahun berinisial C itu awalnya diajak jalan-jalan oleh teman sekampung.Adapun empat orang tersebut masing-masing berinisial AY, HER, DA, dan HAR.

Keempatnya selaku mucikari kini berstatus tersangka.Korban saat itu dijemput keempat pelaku di rumah pada pertengahan bulan November 2020.Korban diajak jalan-jalan ke pasar Kendawangan oleh pelaku.

Hal itu diungkap Kasubbag Humas Polres Ketapang AKP H. Mukhlis.Ia mengatakan, kasus prostitusi yang melibatkan anak berusia 16 tahun itu dilakukan pada waktu dan lokasi yang berbeda.

"Korban dijemput para pelaku di rumah korban untuk diajak jalan – jalan ke pasar Kendawangan. Namun di tengah jalan, korban dibawa ke lokasi Pantai Pulau Kucing Kecamatan Kendawangan untuk bertemu dengan seorang laki laki yang sudah menunggu mereka," kata Mukhlis, Rabu (6/1/2021). 

Ketika itu, C dipertemukan dengan lelaki berinisial A.Hingga akhirnya terjadi transaksi.Korban pun ditinggalkan para pelaku mucikari yang selanjutnya melayani pelaku A di dalam mobil pelaku A.

"Pelaku A lalu menyetubuhi korban didalam mobilnya, setelah selesai, korban C lalu dijemput kembali oleh empat pelaku mucikari untuk selanjutnya diberi uang sebesar Rp 1 juta dan dibelikan sebuah handphone seharga Rp 600 ribu sebagai imbalan atas jasanya melayani pelaku A," ujar Mukhlis menceritakan pengakuan korban.

Tak berhenti di situ, selang beberapa hari, korban kembali dijual oleh pelaku AY kepada pelaku A.Pelaku A menunggu di lokasi pantai dan setelah korban melayani pelaku A, korban diberikan imbalan uang sebesar Rp 125 ribu.

Beberapa hari kemudian, korban dijemput lagi oleh pelaku AY dan diantar ke pantai untuk dijual lagi kepada pelaku yang sama yaitu pelaku A dan diberi imbalan uang sebesar Rp 125 ribu."Jadi menurut pengakuan korban C ini, ia sudah tiga kali dijual oleh pelaku AY kepada pelaku A, dengan modus dijemput oleh pelaku dan diantar ke lokasi pantai. Setelahnya diberi imbalan uang dan hp," terangnya. 

Selanjutnya masih di bulan November, C juga dijual kepada lelaki berinisial N.Mucikari berinisial HER mempertemukan C dan N di sebuah rumah kosong di dekat SMK Kecamatan Kendawangan.Setelah melayani pelaku N, korban diberi uang sebesar Rp 700 ribu. (TRIBUN)